Sejak awal, Koko memang berniat mengembangkan gerainya dengan model franchise.
Semangat mengelola bisnis dengan sistem franchise, berkobar-kobar di dalam dadanya setelah ia mengikuti program di Enterpreneur University (EU) besutan Purdi E Chandra.
"EU memang banyak mengubah mental saya dalam menjalankan bisnis," Kata Koko.
Bubur'Qu salah satu franchisor makanan bubur, asal Pasuruan Jawa Timur, sebagai salah satu makanan pengganti di Indonesia,
menargetkan akan mampu menguasai pangsa pasar di seluruh Indonesia pada tahun 2013 dengan memiliki total 200 gerai franchisee. Hal tersebut karena, sejauh ini Bubur'Qu belum memiliki pesaing yang konsen dengan kemasan citarasa bubur.
Hal tersebut disampaikan oleh M. Suci Martiko, owner dan founder Bubur'Qu kepada majalahfranchise.com hari ini.
"Saya sangat optimis bisa menguasai pasar Indonesia, karena setiap gerai Bubur'Qu memiliki citarasa yang sama yang tidak bisa ditiru
oleh siapa pun sehingga brand kami sangat dipercaya oleh pelanggan sebagai salah satu makanan pengganti," katanya.
Apalagi makanan bubur bukanlah makanan jajanan karena merupakan salah satu makanan pengganti, yang tingkat repeat pembelian bisa terjadi dalam satu minggu bahkan setiap hari. "Kalau jajan mungkin orang membeli kalau pingin saja, tetapi kalau makanan, orang bisa membelinya setiap hari, karena makanan bubur juga adalah makanan yang sudah ada turun-temurun dari nenek moyang kita," ujarnya.
Sejurus dengan berbagai prospek tadi, Bubur'Qu sejak berdiri tahun 2006 silam yang kemudian difranchisekan pada tahun 2007, hingga saat ini telah memiliki lebih dari 40 mitra franchise. Dan rencananya, setelah Lebaran 2009, akan menambah beberapa gerai franchise lagi.
Ke depannya, konsep gerai mitra Bubur'Qu akan ditawarkan dalam bentuk resto, booth dan yang sekarang sedang berjalan dalam bentuk gerobak. "Nanti untuk resto akan ada penambahan menu dari menu 6 menu yang ada sekarang, yakni, bubur Manado, bubur Seafood, bubur ayam Jakarta, Bubur Sukabumi dan sebagainya," katanya. (Alan Jehunat/majalahfranchise.com).
Melalui sistem franchise ini, gerai Bubur'Qu kini bisa ditemukan di berbagai kota di Indonesia. Perkembangan gerai Bubur'Qu, bisa dibilang cepat. Sejak kehadirannya akhir tahun 2006, kini gerainya telah mencapai di atas angka 30 cabang. "Dalam waktu dekat kami akan segera membuka di Jakarta dan Jawa Barat". Bubur'Qu sengaja menyasar kalangan menengah. Dengan harga kisaran rata-rata Rp 5-6 ribu, pasti akan terjangkau oleh mereka yang memang memiliki kegemaran makan bubur. Harga ini tentu relatif masih murah, apalagi untuk ukuran kota besar seperti Surabaya, Jakarta atau Denpasar. Gerai Bubur'Qu dikelola dengan beragam bentuk, ada yang model tenda ada juga yang model resto yang bertempat di ruko maupun mall tergantung minat franchisee.